Senin, 22 April 2013

tips menanam pohon buah mangga


Tips menanam pohon buah mangga


Tips menanam pohon buah mangga 

Pada postingan ini bibithijau.blogspot.com ingin memberikan sedikit tips menanam pohon buah mangga yang dapat ditanam di sekitar rumah ataupun di pekarangan rumah. Siapa yang tidak kenal dengan buah mangga ...
sebagai salah satu jenis pohon buah yang paling banyak diminati masyarakat indonesia. Sebenarnya sangat mudah untuk menanam bibit pohon buah mangga karena pohon buah mangga ini bukanlah pohon buah yang sensitif. Sangat mudah ditanam namun lumayan lama untuk menghasilkan buah harus sedikit sabar ya!
Langkah pertama sebelum anda bercocok pohon buah mangga tentunya harus mempunyai bibit pohon buah mangga terlebih dahulu. Baiklah langsung saja dibawah ini beberapa tips menanam pohon buah mangga dengan teknik sederhana.
  • Ukur luas tanah anda, maksudnya agar bisa disessuaikan berapa bibit pohon buah mangga yang akan ditanam Untuk jarak tanaman pohon mangga bagusnya mempunyai jarak renggang 5-10 meter, dengan teknik diagonal atau disejejarkan bisa juga dengan bentuk segi tiga sama sisi.
  • Gali tanah ukuran Lebar dan Tinggi sekitar 50-100cm (L.100 cm T.100 cm direkomendasikan)
  • Bakar lubang hasil galian bisa menggunakan memasukan jerami atau sampah kering ke dalam lubang kemudian bakar. atau lebih bagus lubang hasil galian dibiarkan 1-2 minggu terbuka dan terkena sinar matahari.
  • Tanah hasil galian di campur dengan gabah atau dedak dan ditambah dengan pupuk kandang
  • Siapkan bibit tanaman mangga
  • Buka dan keluarkan dari polybag 
  • Masukan tanah hasil campuran ke dalam lubang
  • Jika sudah mencapai ketinggian sepertiga masukan bibit ke dalam lubang kemudian masukan tanah sisa hasil galian
  • Mangga hasil okulasi biasanya terdapat mata okulasi. jangan sampai batas okulasi tertanam atau tertimbun tanah. Penanaman selesai.

Perawatan Pohon Mangga

Setelah pohon mangga di tanam lakukan penyiraman minimal 1-2 setiap hari. Lakukan pembersihan lahan di sekitar pohon dari gangguan rumput dan hama lainnya. Setelah 2 bulan lakukan pemupukan menggunakan pupuk organik/kandang bisa juga dengan pupuk anorganik seperti NPK, KCL, atau ZA





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar